Gambaran Rasa Syukur dan Optimisme Mahasiswa KIP-K di Universitas Syiah Kuala
Contributors
Fitra Marsela
Sarah Diana Putri
Ika Syafira Rasya
Proceeding
Track
General Track
Abstract
Rasa syukur dan optimisme merupakan bagian dari aspek psikologi positif. Tantangan mahasiswa KIP-K bukan hanya akademik namun juga tantangan menghadapi tekanan ekonomi dan psikologis selama menempuh pendidikan tinggi. Guna mendukung ketahanan akademik dan penyelesaian studi tepat waktu, serta karena masih terbatasnya kajian mengenai hubungan antara rasa syukur dan optimisme pada kelompok mahasiswa ini di Universitas Syiah Kuala maka diperlukan pemetaan gambaran rasa syukur dan optimisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rasa syukur dan optimisme pada mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di Universitas Syiah Kuala pada semester genap tahun akademik 2024/2025 sebanyak 6.616 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling dengan perhitungan sampel menggunakan rumus slovin. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 377 mahasiswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan rasa syukur dan skala optimisme. Hasil penelitian menujukkan hampir separuhnya rasa syukur mahasiswa berada pada kategori tinggi (43,77%), sebagian kecil mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi (24,40%), kategori rendah (17,77%), kategori sedang (11, 41%) dan sangat rendah (2,65%). Selanjutnya hampir separuhnya optimisme mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi (45,09%), kategori tinggi (29,97%), sebagian kecil mahasiswa berada pada kategori sedang (15, 65%), kategori rendah (7,43) dan kategori sangat rendah (1.86%)
Keywords: rasa syukur, optimisme, mahasiswa