Analisis Kebutuhan Terapis Wicara terhadap Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Penanganan Penderita Developmental Language Disorder (DLD)
Contributors
Rahmat
Ade Hikmat
Siti Zulaiha
Thea Umbarasari
Adelya Daniyah
ISBN
2798-5709
Keywords
Proceeding
Track
General Track
License
Copyright (c) 2026 Proceedings UHAMKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Abstract
Developmental Language Disorder (DLD) merupakan gangguan perkembangan bahasa yang dapat menghambat komunikasi, pemahaman, serta keterampilan berbicara dan menulis pada anak-anak. Peran terapis wicara menjadi sangat penting dalam membantu anak dengan DLD mengembangkan keterampilan bahasa mereka. Namun, masih terdapat keterbatasan dalam akses dan pemanfaatan teknologi yang dapat mendukung terapi wicara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan terapis wicara terhadap pembelajaran berbasis teknologi dalam menangani pasien dengan DLD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap terapis wicara yang berpengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden menginginkan adanya teknologi berbasis e-learning untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam terapi wicara. Mereka membutuhkan platform pembelajaran daring yang menyediakan pelatihan interaktif, studi kasus, serta sertifikasi sebagai bukti peningkatan kompetensi. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya pelatihan formal, keterbatasan anggaran, serta dukungan institusi terhadap integrasi teknologi dalam terapi wicara. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem e- learning yang sesuai dengan kebutuhan terapis wicara agar dapat meningkatkan efektivitas terapi bagi pasien dengan DLD dan kualitas layanan terapi secara keseluruhan.