Analisis Nilai Profetik Humanisasi pada Novel Merindu Cahaya de Amstel karya Arumi E
Contributors
Rendy Triandy
Prima Gusti Yanti
Sukardi
ISBN
2798-5709
Keywords
Proceeding
Track
General Track
License
Copyright (c) 2026 Proceedings UHAMKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Abstract
Sastra berfungsi sebagai cerminan dan kritis terhadap realitas sosial, sekaligus menjadi media efektif untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini berfokus pada analisis nilai profetik humanisasi dalam novel Merindu Cahaya de Amstel karya Arumi E, sebuah karya yang mengeksplorasi dinamika lintas budaya dan agama. Mengacu pada konsep nilai profetik dari Kuntowijoyo (2006), humanisasi dipahami sebagai pilar fundamental yang menekankan pemuliaan martabat manusia melalui empati, toleransi, dan keadilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi untuk menggali representasi nilai-nilai tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa novel ini secara sistematis menggambarkan nilai humanisasi melalui lima aspek utama: menjaga persaudaraan, penghormatan kepada setiap individu atau kelompok lain, tolong menolong antar sesama, menghargai pendapat orang lain, serta toleransi. Temuan ini merefleksikan bagaimana interaksi karakter-karakter yang beragam mampu membangun jembatan empati dan pengertian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel ini tidak hanya memiliki nilai estetis, tetapi juga relevan secara edukatif sebagai model praktis untuk pembelajaran sastra berbasis karakter, yang mengintegrasikan nilai spiritual dan sosial untuk membentuk siswa yang humanis dan berwawasan global.