Analisis Etika Profetik Cerpen “Dinding Ibu”, “Dinding Anak” dan “Pagebluk” pada Kumpulan Cerpen Berhala Karya Danarto
Contributors
Setiawan
Prima Gusti Yanti
Sukardi
ISBN
2798-5709
Keywords
Proceeding
Track
General Track
License
Copyright (c) 2026 Proceedings UHAMKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pemaknaan etika profetik di antaranya humanisasi, liberasi dan transendensi dalam karya sastra sebagai media refleksi sosial dan spiritual. Cerpen yang dipilih yaitu dua cerpen karya Danarto yaitu cerpen “Dinding Ibu” dan “Dinding Anak” yang merefresentasikan ketegangan relasi keluarga dan pengalaman batin tokoh yang relevan dengan dinamika sosial masa kini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggambarkan masing-masing peristiwa yang terkandung dalam kutipan peristiwa dua cerpen yang dianalisis. Data yang ditemukan dalam kedua cerpen ini ada tujuh (7) peristiwa humanisasi, dua (2) peristiwa liberasi dan enam (6) peristiwa Transendensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisasi tercermin melalui penguatan martabat manusia dalam konteks relasi keluarga yang timpang, liberasi muncul melalui usaha tokoh membebaskan diri dari dominasi emosional dan sosial, sedangkan transendensi memperlihatkan proses refleksi spiritual yang menuntun tokoh pada pemaknaan diri dan hubungan yang lebih luhur. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kedua cerpen tersebut tidak hanya menggambarkan konflik keluarga, tetapi juga menawarkan pesan transformasi moral yang dapat memperkaya pembacaan tentang nilai kemanusiaan dalam sastra khususnya cerpen.