TATA KELOLA SAMPAH PERMUKIMAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL)


Date Published : 2 February 2025

Contributors

Ani Marlina

Author

Keywords

Tata Kelola Sampah Permukiman Pemberdayaan Mikro Organisme Lokal

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 Proceedings UHAMKA

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tata Kelola Sampah Permukiman Melalui Pemberdayaan Masyarakat
dengan Mikro Organisme Lokal (MOL)”. Dilatarbelakangi oleh persoalan sampah permukiman
menjadi permasalahan nasional dan dunia karena sampah plastik di Indonesia diindikasi volumenya
terbesar kedua di dunia yang mencemari lautan. Pemberdayaan yang sudah dilakukan dalam
pengelolaan sampah dari tingkat Daerah sampai dengan nasional sangat komprehensif tetapi belum
efektif dalam implementasi karena berbagai faktor, baik keterbatasan anggaran, daya jangkau
pelayanan sampah oleh pemerintahan daerah dan rendahnya partisipasi masyarakat. Pemberdayaan
pengolahan sampah ke masyarakat diperlukan untuk penyelesaian sampah secara luas dengan
melibatkan 247,7 juta jiwa di Indonesia. Hasil: memperoleh Panduan Tata Laksana Pengelolaan
Sampah Permukiman Tentang Masyarakat Bebas Residu Sampah/Tata kelola Sampah Permukiman
di Masyarakat yang didetail sampai dengan tekhnik pengolahannya. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan pendekatan non interaksi (studi litelatur
dan kebijakan) dan interaksi melalui wawancara terhadap stakeholders, FGD yang dilakukan di
masyarakat dan FGD dengan stakeholders lainya. Pengumpulan data juga dilakukan dengan
pendampingan langsung di masyarakat dalam mengobservasi kondisi fisik dan kondisi sosial.
Dengan cara tersebut maka diperoleh sebuah panduan tata laksana yang lebih sesuai dengan kondisi
lapangan. Penelitian ini didesain merumuskan hasil dalam bentuk panduan tata laksana pengelolaan
sampah permukiman, Tahapan memperoleh hasil dalam penelitian ini dibuat detail dan runut mulai
dari kegiatan pengumpulan data di masyarakat (di Rumah tangga, RW dan Lembaga desa. Alur
memperoleh hasil dibuat untuk memberikan jaminan bahwa setiap hasil yang ditentukan dapat
dicapai dengan baik, sesuai dengan desain penelitian.

References

Andi Cahyadi Dkk, Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah Di Kabupaten
Purbalingga, 1’2’3 Magister Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas
Sriwijaya, 2016.
Anindita, Mirza Ayu. 2014. Peran Jurnalisme Warga dalam Menyajikan Informasi Kepentingan Publik
Melalui Media Masa: Studi Kasus Net Citizen Journalist. Jakarta: Universitas Indonesia
Arifin, Pelitasari. ed. 2019. Kontribusi KAHMI untuk Negeri: Pangan, Kebangsaan, dan Ketahanan
nasional. Bogor : IPB Press
Badan Pusat Statistik. Sensus Penduduk 2010.
Barrow. 2006 dalam Putrawan. 2014. Konsep-konsep Dasar Ekologi Dalam Berbagai Aktivitas
Lingkungan. Alfabeta, Bandung.
Bennet, Dean B. 1974. Evaluating Environmental Education Programs, dalam Swan & Stapp (ed.),
Environmental Education, New York: John Wiley & Sons.
Edy Suyanto, dkk. 2015. Model Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi “Green
Community” Hal. 143-152. Mendukung Kota HIjau, Mimbar.
Ellison, Nicole B. (2007). "Sosial Network Sites: Definition, History, and Scholarship". Journal of
Computer-Mediated Communication. 13 (1): 210–30. doi:10.1111/j.1083-6101.2007.00393.x.
Fithryani, Nur. 2015. Peran Jurnalisme Warga Dalam Program Berita Stasius Televisi (Studi Deskriptif
Kualitatis Terhadap Situs Liputan6.com Pada Program Berita Liputan6 SCTV). Semarang: Universitas
Diponegoro
Fitrijani Anggraini Jurnal Permukiman, Vol. 6 No. 2 Agustus 2011 : Aspek Kelembagaan Pada
Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Regional
H.A.R Tilaar. Pendidikan, Kebudayaan Dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung : PT Remaja
Rosdakarya dengan Yayasan Adikarya IKAPI dan The Ford Foundation), 2002 hal. 5.
Iwan Trisnadiwan, 2018. Kajian Yuridis Undang-Undang No 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan
Sampah Dengan Metode Mengurangi Timbulnya Sampah Dan Penggunaan Kembali Sampah Serta
Memanfaatkan Kembali Sampah (Reduse Reuse Recycle) Di Kabupaten Garut Dalam Persfektif Hukum
Pidana Lingkungan. Thesis, Unpas.
Isbandi Rukminto Adi. Revisi 2012. Pemberdayaan Masyarakat dan Partisipasi Masyarakat.
Jakarta: Raja Grafindo Persada. Hal 227,228,229,230,231
UNESCO. 2018. Issues and trends in Education for Sustainable Development. Paris: pp. 26,
27. ISBN 978-92-3-100244-1
Jacob Phelps, dkk. Global Environmental Change “Instituonalizing Environmental Valuation into Policy:
Lesson From 7 Indonesian Agencies” Journal homepage: www.elsevier.com/locate/gloenvcha. 31 January
2017
Kaplan Andreas M.; Haenlein Michael (2010). "Users of the world, unite! The challenges and
opportunities of sosial media" (PDF). Business Horizons. 53 (1):
61. doi:10.1016/j.bushor.2009.09.003.
Knowles, Malcom S. 1970. “The Modern Practicsof Adult Education, Andragogy Versus”. New York :
Association Press.
Lexy J Moleong. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosda Karya.

Downloads

How to Cite

Ani Marlina, A. M. (2025, February 2). TATA KELOLA SAMPAH PERMUKIMAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL). Proceedings UHAMKA. https://conferences.uhamka.ac.id/uhamka/paper/view/258