WAKTU TIMBUL OTOTOKSISITAS PADA PASIEN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT YANG MENDAPAT KANAMISIN: PERSPEKTIF KLINIS DAN FARMAKOGENETIK
Contributors
Achdi Kurnia, Mohamad Riza El Anshory
Keywords
Proceeding
Track
General Track
License
Copyright (c) 2025 Proceedings UHAMKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Abstract
Kanamisin merupakan salah satu aminoglikosida yang digunakan dalam terapi tuberkulosis resisten obat (TB-RO) dan diketahui memiliki efek samping ototoksisitas yang dapat bersifat permanen. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil waktu timbul ototoksisitas pada pasien TB-RO yang mendapat terapi kanamisin. Penelitian menggunakan desain kohort retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien TB-RO di RS Islam Cempaka Putih Jakarta periode Mei 2016–November 2018. Sebanyak 72 pasien memenuhi kriteria penelitian. Kejadian ototoksisitas ditemukan pada 23 pasien (31,9%) dan sebagian besar muncul dalam enam bulan pertama terapi yaitu sebanyak 21 pasien (91,3%). Kejadian terbanyak ditemukan pada bulan ketiga terapi. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar kejadian ototoksisitas akibat kanamisin muncul dalam enam bulan pertama terapi sehingga monitoring fungsi pendengaran perlu dilakukan sejak awal terapi.