POTENSI ESTRAK ETANOL 96% DAUN PELAWAN (Tristaniopsis obovata Benn.) SEBAGAI NEFROPROTEKTOR PADA TIKUS YANG DI INDUKSI GENTAMISIN
Contributors
Muhammad Fadhillah Aryusry H, Elly Wardani, Dwitiyanti
Keywords
Proceeding
Track
General Track
License
Copyright (c) 2025 Proceedings UHAMKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Abstract
Daun pelawan (Tristaniopsis obovata Benn.) diketahui memiliki antioksidan kuat yang diduga berpotensi untuk mencegah terjadinya gangguan fungsi ginjal. Pada penelitian ini bertujuan untuk menngetahui aktivitas nefroprotektor ekstrak etanol 96% daun pelawan terhadap kadar kreatinin pada darah tikus putih jantan yang diinduksikan dengan gentamicin (80 mg/kgBB). Hewan uji dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok normal yang hanya diberikan pakan standar, kontrol negatifyang diberikan gentamicin 80 mg/kgBB, kontrol positif yang diberi Legalon® (100 mg/kgBB), kelompok dosis I daun pelawan (50 mg/kgBB), kelompok dosis II daun pelawan (100 mg/kgBB), daun pelawan kelompok dosis III (200 mg/kgBB). Sediaan uji diberikan selama 14 harisecara oral, pada hari ke- 14 semua kelompok kecuali kelompok normal diinduksi dengan gentamisin (80 mg/kgBB) secara intraperitoneal. Hasil dianalisis secara statistik dengan uji ANNOVA dan uji tukey, didapatkan hasil Dosis I daun pelawan (50 mg/kgBB) memiliki aktivitas nefroprotektor yang kurang baik dikarenakan masih jauh dari kontrol positif, dan pada dosis II daun pelawan (100 mg/kgBB) memiliki aktivitas nefroprotektor yang cukup baik, mendekati dengan kontrol positif. Pada Dosis III daun pelawan (200 mg/kgBB) memiliki aktivitas nefroprotektor paling baik, dengan hasil uji statistik (P≥0,05) sebanding dengan kontrol positif Legalon® (273 mg/kgBB).