Hubungan Tingkat Ketahanan Pangan dengan Tingkat Kesadaran Konsumsi Pangan Halal pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan


Date Published : 2 February 2025

Contributors

Ariq Suryo Wicaksono, Ony Linda, Chica Riska Ashari ,Ari Setyawan

Author

Keywords

ketahanan pangan kesadaran halal konsumsi pangan halal pekerja migran Indonesia Taiwan migran Muslim

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 Proceedings UHAMKA

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Latar Belakang: Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan menghadapi tantangan dalam mengakses pangan halal akibat terbatasnya ketersediaan produk bersertifikat halal, hambatan bahasa, serta tingginya harga produk halal impor. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi ketahanan pangan dan kesadaran konsumsi pangan halal pada pekerja migran Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat ketahanan pangan dengan tingkat kesadaran konsumsi pangan halal pada PMI di Taiwan. 

Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan di Taiwan pada Juli 2024 dengan melibatkan 382 PMI Muslim berusia 18–55 tahun yang dipilih menggunakan 
teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya dan dianalisis menggunakan SPSS. 
Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, tingkat ketahanan pangan, dan tingkat kesadaran konsumsi pangan halal. Analisis bivariat 
menggunakan uji chi-square dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat ketahanan pangan dan kesadaran konsumsi pangan halal. Nilai Prevalence Odds Ratio (POR) dan 95% 
Confidence Interval (CI) juga dihitung.

Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (64,1%), sudah menikah (60,5%), tinggal di kost atau kontrakan sendiri (97,6%), dan bekerja (98,2%). Sebagian besar responden memiliki kesadaran terhadap logo halal (57,6%) dan termasuk dalam kategori tahan pangan (93,5%). Pada kelompok tidak tahan pangan, sebanyak 60,0% responden memiliki tingkat kesadaran halal yang rendah dibandingkan dengan 41,2% pada kelompok tahan pangan. 
Namun, hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat ketahanan pangan dengan kesadaran konsumsi pangan halal (p=0,103). Nilai POR 
sebesar 2,14 (95% CI: 0,94–4,90) menunjukkan adanya kecenderungan bahwa kerentanan pangan dapat meningkatkan risiko rendahnya kesadaran halal. 

Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat ketahanan pangan dengan tingkat kesadaran konsumsi pangan halal pada PMI di Taiwan. Meskipun demikian, responden dengan kondisi tidak tahan pangan cenderung memiliki tingkat kesadaran halal yang 
lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa keterjangkauan dan ketersediaan pangan dapat menjadi prioritas dibandingkan pertimbangan halal pada situasi migrasi. Religiusitas, identitas 
Muslim, dan dukungan komunitas Muslim turut berperan dalam mempertahankan perilaku konsumsi halal meskipun berada dalam kondisi keterbatasan pangan.

References

Allouache, Y.-A. (2023). Muslim geographies, positionality, and ways of knowing migration.
Area, 55(3), 381–389.
Berggreen-Clausen, A., & Pha, S. H. (2021). Food environment interactions after migration: A
scoping review on low-and middle-income country immigrants in high-income countries.
Public Health Nutrition, 25(1), 136-158.
Deti, S. (2025). Halal awareness and Muslim consumer behavior in Indonesia: A systematic
literature review. Alkasb: Journal of Islamic Economics, 4(1), 121-147.
El Maza, R., Rismawati, D. S., Imtihanah, A. N., & Nazeri. (2024). Halal Life Style: Pengaruh
Labelitas Halal Dan Harga Makanan Olahan Impor Terhadap Keputusan Pembelian
Masyarakat Di Kota Metro. MUSYARAKAH: Journal of Sharia Economics (MJSE), 4(1), 1
15.
Fahrullah A, Musafak M (2025;), "The role of halal literacy on the Islamic lifestyle of
Indonesian migrant workers and students in South Korea". Journal of Islamic Accounting and
Business Research, Vol. ahead-of-print No. ahead-of-print. https://doi.org/10.1108/JIABR-07
2024-0259
Iltiham, M. F., & Nizar, M. (2020). Pengaruh Label Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI),
Harga pada Oleh-Oleh Makanan Khas Pasuruan terhadap Minat Beli dan Keputusan
Pembelian. Malia: Jurnal Ekonomi Islam, 11(2), 311-326.
Md Dahlal, N., Sheereza Mohamed Saniff, & Che NurHidayu Che Noh. (2024). Harmonising
Food Safety and Friendly Service through Halal and Toyyib Principles. Halalsphere, 4(1), 80
87. https://doi.org/10.31436/hs.v4i1.89
Mansour, R., Liamputtong, P., & Arora, A. (2021). Food Security among Libyan Migrants
Living in Australia: A Qualitative Study. Sustainability, 13(24), 13853.
Nafis, M. M. (2024). Between Work and Spirituality Exploring Indonesian Female Migrant
Workers’ Engagement with Islamic Study Sessions in Taiwan. Journal of Indonesian Islam,
18(2), 349-373.
Nurwijayanto, P. R., Audia, S., Setyawati, D., Galih, A., & Sonalitha, E. (2024). An
Examination of the Impact of Price Level and Halal Certification on Purchase Decision of
'Angkringan Food' MSME’s. Airlangga International Journal of Islamic Economics and
Finance, 7(2), 119-132.
Pratiwi, V. N., Putri, E. B. P., Rahajeng, S. H., Viantry, P., & Ramadhana, R. A. B. (2024).
Determinant Factors in Purchasing Decisions on Uncertified Halal Food Products: Study on
Indonesian Students in Taiwan. Indonesian Journal of Halal Research, 6(2), 84-97.
Rahma, A., Hidayat, T., & Nuraini, S. (2024). The resilience of Muslim identity and the
awareness of halal principles among Indonesian migrant workers in South Korea. Penamas,
37(2), 172-185. https://doi.org/10.31330/penamas.v37i2.829
Setyawan, A., Linda, O., & Ashari, C. R. (2025). Training on awareness of consuming halal
and nutritious food among Indonesian migrant workers in Taiwan. International Journal of
Sustainable
Community Services and Development (IJSCSD), 1(1), 30-37.
https://doi.org/10.63088/ec8hfz88
Shaary, K., Baharuddin, A. S., & Harun, M. A. W. (2024). Konsep pemakanan halalan
tayyiban: Kajian terhadap penerima Anugerah Keluarga Mithali Peringkat Kebangsaan
Malaysia. Kajian Malaysia, 42(1), 267-290.
Susilowati, E., & Lumban Toruan, N. S. (2024). Halal label: interreligious youth’s
consumption decisions regarding Korean products. Journal of Halal Product and Research,
7(2), 158–168. https://doi.org/10.20473/jhpr.vol.7-issue.2.158-168

Downloads

How to Cite

Ariq Suryo Wicaksono, Ony Linda, Chica Riska Ashari ,Ari Setyawan, A. S. W. O. L. C. R. A. ,Ari S. (2025, February 2). Hubungan Tingkat Ketahanan Pangan dengan Tingkat Kesadaran Konsumsi Pangan Halal pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan . Proceedings UHAMKA. https://conferences.uhamka.ac.id/uhamka/paper/view/226