Pengaruh Inovasi Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Lifesaver+ terhadap Pengetahuan dan Kesediaan melakukan Pertolongan Pertama pada Penolong Nonmedis


Date Published : 2 February 2025

Contributors

Ahmad Jamaluddin, Sheli Azalea, Ignasia Nila Siwi, Titania Nur Shelly, Rahmapuspita, Fakhri Haidar Anis, Dian Eka Putra Suwarto, Etty Farida Mustifah

Author

Keywords

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pentaheliks luring inovasi metode Practice While Watching.

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 Proceedings UHAMKA

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Pemberian pertolongan pertama pada korban henti jantung yang terjadi di luar rumah sakit dapat meningkatkan angka keselamatan hingga empat kali. Oleh karena itu, kemampuan dasar Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang mumpuni diperlukan bagi kalangan nonmedis. IMANI Care Indonesia melakukan inovasi metode dalam kegiatan Pelatihan BHD “Lifesaver+” dengan melakukan metode pendekatan “Pentaheliks” dan adopsi metode “Practice While Watching” (PWW) yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan dan hasil keluaran dari pelatihan BHD bagi nonmedis. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan inovasi metode pendekatan kolaborasi Pentaheliks dan PWW luar jaringan (luring) pada pelatihan BHD pada kalangan non-medis terhadap pengetahuan (knowledge) dan kesediaan (willingness) untuk melakukan pertolongan pertama. Uji coba acak berbasis komunitas dengan dua kelompok digunakan untuk membandingkan kelompok kontrol yaitu pelatihan BHD non-PWW luring dan kelompok intervensi yaitu pelatihan BHD PWW luring. Pengetahuan dan kesediaan BHD dari semua subjek yang direkrut dievaluasi melalui kuesioner sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pelatihan. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 24 for Mac. Pelatihan dilaksanakan di 16 provinsi dengan Provinsi Banten dengan jumlah partisipan pelatihan terbesar sebanyak 124 orang (28.8%). Mayoritas peserta adalah wanita 295 orang (68.6%), pendidikan SMP-SMA 289 orang (67.2 %) dan belum pernah mengikuti pelatihan BHD sebelumnya 304(70.7%). Mitra yang berkolaborasi 37 institusi dengan rumah sakit sebagai institusi terbanyak 11 (29.7%). Metode Pelatihan BHD PWW luring secara signifikan berpengaruh meningkatkan pengetahuan dan kesediaan peserta dibandingkan metode pelatihan non PWW (p<0.01, p<0.01). Program Lifesaver+ dengan metode PWW luring dan pendekatan kolaborasi pentahelix dalam pelaksanaannya merupakan inovasi dalam pelatihan BHD bagi penolong nonmedis yang dapat meningkatkan pengetahuan, kesediaan untuk bertindak serta memperluas cakupan pelatihan. Keterlibatan media diperlukan untuk peningkatan kolaborasi lintas sektor.

References

Peter A. Meaney, M. M., Bentley J. Bobrow, M. F., Mary E. Mancini, R. P.-B., Jim Christenson, M., Allan R. de Caen, M., & Farhan Bhanji, M. M. (2013). Cardiopulmonary Resuscitation Quality: Improving Cardiac Resuscitation Outcomes Both Inside and Outside the Hospital A Consensus Statement From the American Heart Association. Circulation, 128, 417-435.
Dainty, K. N., P. C., C. B., Farhan Bhanji, M. M., Elizabeth A. Hunt, M. M., Tiffany Jefkins, P., & Marion Leary, R. M. (2022). Understanding the Importance of the Lay Responder Experience in Out-of-Hospital CardiacArrest: A Scientific Statement From the AmericanHeart Association. Circulation, 145, e852–e867.
Virani SS, A. A. (2021). Heart disease and stroke statistics–2021 update: a report from the American Heart Association. Circulation, 143, e254–e743.
Ramlan, A., & Sasmita, D. (2020). Video Instruksional Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dengan Metode Pembelajaran Practice While Watching. Patent No. EC00202061152.
Jamaluddin, A., Azalea, S., Noviar, R. A., Suwarto, D. E., & Nugroho, N. T. (2021). The effect of “Mosque Lifesaver Training” on lay persons’ knowledge and willingness to perform basic life support in Indonesia. International Journal of Human and Health Sciences (IJHHS), 5(2). doi:http://dx.doi.org/10.31344/ijhhs.v5i2.260
Forss, S., K., K. A., & Rämgård, M. (2021). Collaborating in a penta-helix structure within a community based participatory research programme: ‘Wrestling with hierarchies and getting caught in isolated downpipes’. Arch Public Health, 79(27). doi:https://doi.org/10.1186/s13690-021-00544-0
American Heart Association. ( 2015). Part 14: Education 2015 American Heart Association Guidelines Update for Cardiopulmonary. Circulation, 132(suppl 2), S561–S573. doi:DOI: 10.1161/CIR.0000000000000268
American Heart Association. (2020). Part 6: Resuscitation Education Science 2020 American Heart Association Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care. Circulation, 142(suppl 2), S551–S579. doi:DOI: 10.1161/CIR.0000000000000903
American Heart Association. (2020). Part 7: Systems of Care: 2020 American Heart Association Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care. Circulation, 142(16_Suppl_2), S580-S604. doi:https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000899

Downloads

How to Cite

Ahmad Jamaluddin, Sheli Azalea, Ignasia Nila Siwi, Titania Nur Shelly, Rahmapuspita, Fakhri Haidar Anis, Dian Eka Putra Suwarto, Etty Farida Mustifah, A. J. S. A. I. N. S. T. N. S. R. F. H. A. D. E. P. S. E. F. M. (2025, February 2). Pengaruh Inovasi Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Lifesaver+ terhadap Pengetahuan dan Kesediaan melakukan Pertolongan Pertama pada Penolong Nonmedis . Proceedings UHAMKA. https://conferences.uhamka.ac.id/uhamka/paper/view/194